PROPOSAL
Permohonan Dana
Usaha Produksi sandal Pondok pesantren
Fathul Adzmi
![]() |
Jl.Raya BojongCanar
–Dahu Desa Mekarjaya Kecamatan. Cikedal Kabupaten . Pandeglang
KATA PENGANTAR
Santri
merupakan orang yang menuntut ilmu pengetahuan agama yang tidak memandang usia
mengingat kewajiban menuntut ilmu baik ilmu agama maupun ilmu umum merupakan
sebuah kewajiban bagi seorang muslim. Adanya perkembangan teknologi dan warta
digital yang super canggih disertai dengan adanya banyak sekali penemuan
penemuan dibidang Teknologi mesin-mesin tentulah menjadi kewajiban bersama antara Perusahaan
milik negara dan masyarakat.
Santri
Milenial merupakan santri yang selalu dan siap mencari ilmu ditengah-tengah
perkembangan tersebut diatas dengan impian santri tidak hanya bakir mengaji
namun juga mempunyai bermacam Skill keterampilan umum termasuk
keterampilan dibidang pertanian dan peternakan. Adanya perkembangan teknologi
warta seorang santri juga dituntut untuk sanggup memanfaatkan teknologi sebagai
media mencar ilmu tambahan. Memanfaatkan media social untuk kegiatan mencar
ilmu dibidang kewirausaan menjadi
langkah yang diambil oleh santri milenial.
Tentu
mencar ilmu yang demikian itu sangatlah dirasa kurang oleh akibatnya diharapkan
adanya bimbingan dalam rangka memantapkan pengetahuan yang diperoleh serta
adanya modal guna merealisasikan pengetahuan yang didapat. kami dari Pondok
Pesantren Fathul Adzmi sangat menaruh impian yang besar kepada perintah
setempat kabupaten Pandeglang untuk ikut andil dalam mewujudkan impian tersebut
diatas.
Demikian
impian besar kami, Semoga Perusahaan milik negara yang berada di Kabupaten
Pandeglang bisa mewujudkan dan memperlihatkan pinjaman yang berupa Dana Hibah
ke Pondok Pesantren untuk bisa mencar
ilmu dibidang kewirausaha berupa produksi sandal Melalui Kelompok Santri Enterpreneur yang dikelola oleh Santri Pondok Pesantren Fathul Adzmi.
Pandeglang,
November 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Pondok
Pesantren merupakan forum pendidikan non-formal yang memperlihatkan pengajaran
keagamaan, pada awalnya santri mengaji di surau/bale/rumah kyai. Namun pada
perkembagannya kemudian atas inisiatif kyai dan didorong juga oleh masyarakat
sekitar pesantren kemudian dibuatlah sebuah tempat ala kadarnya untuk tinggal
santri. Menurut domisili santri bisa dibagi menjadi dua dua bab nama santri
yaitu santri mukim dan santri kalong. Santri mukim ialah santri yang
mengaji sekaligus juga menetap di lingkungan kyai (pesantren), sedangkan santri
kalong merupakan santri yang tiba kerumah kyai atau tempat mengaji, namun
mereka tidak tinggal di pesantren.
Pada
perkembangannya pondok pesantren kemudian di administrasi serta dikelola dengan
baik mengingat semakin banyaknya minat masyarakat yang menginginkan
anak-anaknya untuk tinggal di pesantren, selain itu pondok pesantren juga
menjadi salah satu binaan Kementerian Agama sehingga pondok pesantren juga
dituntut untuk menyebarkan kecerdasan santri dibidang disiplin keilmuan umum
namun tetap tidak meninggalkan keilmuan agama sebagai prioritas mencar ilmu
santri, keadaan inilah yang mempelopori adanya kurikulum berbasis pesantren.
Adanya
perkembangan dibidang teknologi warta tentu juga harus diimbangi oleh kemampuan
santri dibidang sumber daya insan dengan impian jebolan santri pondok pesantren
tidak kalah dengan lulusan pendidikan formal. Pendidikan pesantren kalau
didukung sepenuhnya oleh pemerintah tentu juga akan menghailkan santri yang
serba bisa dan siap untuk diterjunkan ke masyarakat guna menyelamatkan aksara
bangsa Indonesia. Dewasa ini terdapat istilah gres yang dikenal dengan
sebutan SANTRI MILENIAL, santri milenial merupakan santri yang siap
serta bisa menghadapi perkembangan zaman yang serba digital serta santri juga
dibekali dengan kemampuan kewirausahaan baik dibidang Kewirausahaan, berupa produksi sandal dan lain sebagainya.
Untuk
mewujudkan terciptanya Sumber daya Santri yang disebut dengan Santri
Milenial tentulah menjadi tanggung jawab bersama antara Badan Usaha
milik Negara, pemerintah tempat dan juga pondok pesantren. Namun perlu
diketahui bersama bahwa untuk mewujudkan santri milenial tentulah membutuhkan
sarana dan prasarana sebagai wadah untuk menyebarkan talenta santri sehingga
santri tidak hanya bakir mengaji namun juga mempunyai kemanpuan wirausaha dan
juga tidak ketinggalan warta yang semakin canggih jawaban adanya perkembangan
warta digital (Digital Information).
Banyak
impian Pondok Pesantren kepada Perusahaan milik negara untuk mewujudkan tujuan yang masih menjadi
pekerjaan rumah pondok pesantren dalam mewujudkan aksara santri milenial yang
siap menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila yang didorong oleh background atau
latar belakang santri. Oleh karenanya, kerjasama yang baik serta pinjaman
berupa dana hibah dalam rangka mewujudkan santri milenial sangat diharapkan,
mengingat sumberdana pesantren sangatlah minim alasannya ialah hanya bersumber
dari orang renta santri.
B. Maksud
danTujuan
Maksud
dan tujuan dari proposal ini ialah untuk memohon pengadaan Mesin Sandal kepada
Kepala PT.Indonesia Power yang bertempat di Labuan, pandeglang- banten dalam
bentuk hibah guna membekali keterampilan santri, sehingga santri mempunyai
kemampuan wirausaha. Dengan terciptanya santri yang mempunyai kemampuan
wirausaha diharapkan bisa mengurangi pengangguran yang ada di indoneisa,
membuat santri yang tidak hanya bakir mengaji namun juga mempunyai skill atau
keterampilan dibidang Kewiirausahaan, berupa produksi sandal.
C. Sasaran
kelompok
santri milenial mempunyai target terwujudnya santri yang mempunyai kemampuan dibidang
Kewirausahaan berupa produksi sandal agar selain bakir mengaji santri juga
bakir dalam bertani atau berwirausha dibidang produksi sandal.
D. Permasalahan
Sebagaimana
yang telah disinggung diatas, tentulah banyak sekali yang menjadi titik problem
atau permasalahan yang masih menjadi pekerjaan rumah pondok pesantren dalam
membimbing dan mengajarkan kewirausahaan, mengingat modal yang di butuhkan
tidaklah sedikit selain modal juga dibutuhkannya penyuluh yang mempunyai background atau
latar belakang di bidang kewirausahaan berupa produksi sandal.
BAB II
KEADAAN UMUM
A. Potensi
Umum Produksi Pondok Pesantren
Fathul Adzmi
Kelompok
Santri Milenial Pondok Pesantren Fathul Adzmi kalau dilihat dari faktor Kemauan
dalam memajukan Pendidikan mempunyai
potensi yang cukup baik dibidang Kewirausahaan.
Kelompok
Santri Milenial Pondok Pesantren Fathul Adzmi perlu didukung dan dikembangkan
oleh Perusahaan setempat guna
meningkatkan dan menumbuhkan bakat minat santri berwirausaha
Dibidang
kewirausahaan berupa produksi sandal . kelompok santri Milenial Pondok
Pesantren Fathul Adzmi mempunyai lokasi yang masih luas untuk bisa dipergunakan
sebagai tempat produksi. Dan di Kabupaten pandeglang ini tidak banyak yang
memproduksi sandal.
B. Organisasi
Pelaksana (Ketua, Sekretaris, Bendahara,Anggota)
Struktur Organisasi Kelompok santri milenial Yayasan Fathul Adzmi
Ketua :
Sekretaris :
Bendahara :
Anggota :
C. Rencana
Anggaran Biaya (RAB)
NO
|
URAIAN
|
JUMLAH
|
HARGA SATUAN(Rp)
|
JUMLAH (Rp)
|
MESIN PON SANDAL
|
1
Buah
|
1.800.000
|
1.800.000
|
|
MESIN GERINDA SANDAL
|
1
Buah
|
1.100.000
|
1.100.000
|
|
MESIN ROLL SANDAL
|
1 Buah
|
900.000
|
900.000
|
|
PENARIK SANDAL
|
1
Buah
|
1000.000
|
1.000.000
|
|
PISAU PON SANDAL
|
10
Pasang
|
50.000
|
500.000
|
|
PISAU CETAKAN
|
29
Pcs
|
15.000
|
435.000
|
|
BAHAN SANDAL LAPISAN BAWAH
|
50
lembar
|
5000
|
500.000
|
|
BAHAN SANDAL LAPISAN TENGAH
|
50
lembar
|
10.000
|
500.000
|
|
BAHAN SANDAL LAPISAN ATAS
|
50
lembar
|
12.000
|
600.000
|
|
TALI SANDAL WANITA
|
150
pasang
|
1.500
|
225.000
|
|
TALI SANDAL PRIA
|
150
pasang
|
1.500
|
225.000
|
|
LEM PEREKAT SANDAL
|
3
kg
|
125.000
|
375.000
|
|
TOTAL
|
7225000
|
D. Tempat
Pelaksanaan kegiatan dan lokasi
Tempat
pelaksanaan kegiata” PRODUKSI SANDAL MELALUI KELOMPOK SANTRI MILENIAL
PONDOK PESANTREN FATHUL ADZMI” Berada tidak jauh dari lingkungan Pondok
Pesantren Fathul Adzmi
BAB III
PENUTUP
Demikian
proposal pengajuan “PRODUKSI SANDAL MELALUI KELOMPOK SANTRI MILENIAL PONDOK PESANTREN FATHUL ADZMI” dibuat
sebagai contoh dalam memperlihatkan bantuan, besar impian kami untuk mewujudkan
Produksi sandal tersebut diatas dalam rangka membekali keterampilan santri
dibidang kewirausahaan berupa produksi sandal .
Tentulah
dalam penyusunan proposal ini jauh dari kata sempurna, oleh alasannya ialah itu
kami mohon bimbingan guna terciptanya sebuah kegiatan yang memperlihatkan imbas
faktual serta terciptanya karekter santri yang mempunyai banyak sekali skill
atau keterampilan dalam perjuangan sebagai wujud karekter santri yang milenial
tidak hanya bisa mengaji namun juga bisa berwirausaha.

