PROPOSAL
Pengajuan Budidaya Ayam
Broiler KSTM Pondok Pesantren Fathul Adzmi
Jl.Raya BojongCanar
–Dahu Desa Mekarjaya Kecamatan. Cikedal Kabupaten . Pandeglang
KATA PENGANTAR
Santri
merupakan orang yang menuntut ilmu pengetahuan agama yang tidak memandang usia
mengingat kewajiban menuntut ilmu baik ilmu agama maupun ilmu umum merupakan
sebuah kewajiban bagi seorang muslim. Adanya perkembangan teknologi dan warta
digital yang super canggih disertai dengan adanya banyak sekali penemuan
penemuan dibidang pertanian dan peternakan tentulah menjadi kewajiban bersama
antara pemerintah tempat dan masyarakat.
Santri
Milenial merupakan santri yang selalu dan siap mencari ilmu ditengah-tengah
perkembangan tersebut diatas dengan impian santri tidak hanya bakir mengaji
namun juga mempunyai bermacam Skill keterampilan umum termasuk
keterampilan dibidang pertanian dan peternakan. Adanya perkembangan teknologi
warta seorang santri juga dituntut untuk sanggup memanfaatkan teknologi sebagai
media mencar ilmu tambahan. Memanfaatkan media social untuk kegiatan mencar
ilmu dibidang pertanian dan peternakan menjadi langkah yang diambil oleh santri
milenial.
Tentu
mencar ilmu yang demikian itu sangatlah dirasa kurang oleh akibatnya diharapkan
adanya bimbingan dalam rangka memantapkan pengetahuan yang diperoleh serta
adanya modal guna merealisasikan pengetahuan yang didapat. KSTM Pondok
Pesantren Fathul Adzmi sangat menaruh impian yang besar kepada perintah setempat
kabupaten Pandeglang untuk ikut andil dalam mewujudkan impian tersebut diatas.
Demikian
impian besar kami, Semoga Pemda Kabupaten Pandeglang bisa mewujudkan dan
memperlihatkan pinjaman kepada KSTM Pondok Pesantren untuk bisa mencar ilmu
dibidang pertanian atau peternakan berupa Budidaya Ayam Broiler Melalui
Kelompok Santri Tani Milenial yang dikelola oleh KSTM Pondok Pesantren Fathul
Adzmi.
Pandeglang,
November 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Pondok
Pesantren merupakan forum pendidikan non-formal yang memperlihatkan pengajaran
keagamaan, pada awalnya santri mengaji di surau/bale/rumah kyai. Namun pada
perkembagannya kemudian atas inisiatif kyai dan didorong juga oleh masyarakat
sekitar pesantren kemudian dibuatlah sebuah tempat ala kadarnya untuk tinggal
santri. Menurut domisili santri bisa dibagi menjadi dua dua bab nama santri
yaitu santri mukim dan santri kalong. Santri mukim ialah santri yang
mengaji sekaligus juga menetap di lingkungan kyai (pesantren), sedangkan santri
kalong merupakan santri yang tiba kerumah kyai atau tempat mengaji, namun
mereka tidak tinggal di pesantren.
Pada
perkembangannya pondok pesantren kemudian di administrasi serta dikelola dengan
baik mengingat semakin banyaknya minat masyarakat yang menginginkan anak-anaknya
untuk tinggal di pesantren, selain itu pondok pesantren juga menjadi salah satu
binaan Kementerian Agama sehingga pondok pesantren juga dituntut untuk
menyebarkan kecerdasan santri dibidang disiplin keilmuan umum namun tetap tidak
meninggalkan keilmuan agama sebagai prioritas mencar ilmu santri, keadaan
inilah yang mempelopori adanya kurikulum berbasis pesantren.
Adanya
perkembangan dibidang teknologi warta tentu juga harus diimbangi oleh kemampuan
santri dibidang sumber daya insan dengan impian jebolan santri pondok pesantren
tidak kalah dengan lulusan pendidikan formal. Pendidikan pesantren kalau
didukung sepenuhnya oleh pemerintah tentu juga akan menghailkan santri yang
serba bisa dan siap untuk diterjunkan ke masyarakat guna menyelamatkan aksara
bangsa Indonesia. Dewasa ini terdapat istilah gres yang dikenal dengan
sebutan SANTRI MILENIAL, santri milenial merupakan santri yang siap
serta bisa menghadapi perkembangan zaman yang serba digital serta santri juga
dibekali dengan kemampuan kewirausahaan baik dibidang pertania, peternakan dan
lain sebagainya.
Untuk
mewujudkan terciptanya Sumber daya Santri yang disebut dengan Santri
Milenial tentulah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah
pusat, pemerintah tempat dan juga pondok pesantren. Namun perlu diketahui
bersama bahwa untuk mewujudkan santri milenial tentulah membutuhkan sarana dan
prasarana sebagai wadah untuk menyebarkan talenta santri sehingga santri tidak
hanya bakir mengaji namun juga mempunyai kemanpuan wirausaha dan juga tidak
ketinggalan warta yang semakin canggih jawaban adanya perkembangan warta
digital (Digital Information).
Banyak
impian Pondok Pesantren kepada pemerintah untuk mewujudkan tujuan yang masih
menjadi pekerjaan rumah pondok pesantren dalam mewujudkan aksara santri
milenial yang siap menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila yang didorong
oleh background atau latar belakang santri. Oleh karenanya,
kerjasama yang baik serta pinjaman pemerintah dalam rangka mewujudkan santri
milenial sangat diharapkan, mengingat sumberdana pesantren sangatlah minim
alasannya ialah hanya bersumber dari orang renta santri.
B. Maksud
danTujuan
Maksud
dan tujuan dari proposal ini ialah untuk memohon pengadaan bibit dan pakan ayam
broiler kepada pemerintah tempat dalam bentuk hibah guna membekali keterampilan
santri, sehingga santri mempunyai kemampuan wirausaha. Dengan terciptanya
santri yang mempunyai kemampuan wirausaha diharapkan bisa mengurangi
pengangguran yang ada di indoneisa, membuat santri yang tidak hanya bakir
mengaji namun juga mempunyai skill atau keterampilan dibidang pertanian atau
peternakan.
C. Sasaran
Progam
budidaya ayam broiler melalui kelompok santri tani milenial mempunyai target
terwujudnya santri yang mempunyai kemampuan dibidang pertanian atau peternakan
agar selain bakir mengaji santri juga bakir dalam bertani atau berwirausha
dibidang peternakan.
D. Permasalahan
Sebagaimana
yang telah disinggung diatas, tentulah banyak sekali yang menjadi titik problem
atau permasalahan yang masih menjadi pekerjaan rumah pondok pesantren dalam
membimbing dan mengajarkan kewirausahaan, mengingat modal yang di butuhkan
tidaklah sedikit selain modal juga dibutuhkannya penyuluh yang mempunyai background atau
latar belakang di bidang pertanian dan peternakan. Seberapapun modal yang ada
kalau tidak dibimbing oleh ahlinya tentulah akan menjadi sia-sia dan kurang
mengena. Oleh alasannya ialah itu, KSTM Pondok Pesantren Fathul Adzmi mempunyai
permasalahan atau membutuhkan dana serta penyuluh dibidang pertanian dan
peternakan untuk membekali para santri yang tergabung dalam kelompok Kelompok
santri tani milenial.
BAB II
KEADAAN UMUM
A. Potensi
Umum KSTM Pondok Pesantren Fathul Adzmi
Kelompok
Santri Tani Milenial Pondok Pesantren Fathul Adzmi kalau dilihat dari faktor
geografis mempunyai potensi yang cukup baik dibidang pertanian dan peternakan,
mengingat lokasi KTSM Ponpes Fathul Adzmi
berada kecamatan Cikedal Kab.Pandeglang
yang sagat jauh dari perkotaan
Keadaan
geografis KSTM Pondok Pesantren Fathul Adzmi perlu didukung dan dikembangkan
oleh pemerintah tempat mengingat sarana dan prasarana pertanian berupa jalan
masuk irigasi pertanian masih sangatlah minim. Penduduk lokal banyak yang
menyampaikan HUJAN BANJIR GAK HUJAN KEKERINGAN.
Dibidang
peternakan KSTM Pondok Pesantren Fathul Adzmi mempunyai lokasi yang masih luas
untuk bisa dipergunakan sebagai tempat budidaya peternakan ayam Broiler dan
tidak menggannggu kesehatan masyarakat alasannya ialah berada di pedesaan dan
adanya lahan yang cukup jauh (Tidak Padat Penduduk) namun masih cukup akrab
dengan permukiman sehingga memudahkan dalam pengelolaan peternakan ayamBroiler.
B. Organisasi
Pelaksana (Ketua, Sekretaris, Bendahara,Anggota)
Struktur Organisasi KSTM Yayasan Fathul Adzmi
Ketua :
Sekretaris :
Bendahara :
Anggota :
C. Rencana
Anggaran Biaya (RAB)
|
NO
|
URAIAN
|
JUMLAH
|
HARGA SATUAN
(Rp)
|
JUMLAH
(Rp)
|
|
1
|
Pembuatan kandang
|
1(kandang)
|
3.000.000
|
3.000.000
|
|
2
|
Pengadaan bibit ayam broiler
|
500(ekor)
|
8.500
|
4.250.000
|
|
3
|
Pakan ayam
|
500(kg)
|
10.000
|
5.000.000
|
|
4
|
Tabung minuman
|
15(buah)
|
20.000
|
300.000
|
|
5
|
Tabung makanan
|
15(buah)
|
20.000
|
300.000
|
|
6
|
Obat,vaksin dan vitamin
1 paket sampai panen
|
3(set)
|
300.000
|
900.000
|
|
7
|
Tabung gas
|
3(buah)
|
110.000
|
330.000
|
|
8
|
Sekam
|
10(sak)
|
10.000
|
100.000
|
|
9
|
Koran
|
10(kg)
|
6.000
|
60.000
|
|
10
|
lampu
|
5(buah)
|
20.000
|
100.000
|
|
11
|
Tabung penyemprot hama
|
1(buah)
|
450.000
|
450.000
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Total
|
|
|
14.790.000
|
D. Tempat
Pelaksanaan kegiatan dan lokasi
Tempat
pelaksanaan kegiata” BUDIDAYA AYAM BROILER MELALUI KELOMPOK SANTRI TANI
MILENIAL PONDOK PESANTREN FATHUL ADZMI” Berada tidak jauh dari lingkungan Pondok
Pesantren Fathul Adzmi
BAB III
PENUTUP
Demikian
proposal pengajuan “BUDIDAYA AYAM BROILER MELALUI KELOMPOK SANTRI TANI
MILENIAL PONDOK PESANTREN FATHUL ADZMI” dibuat sebagai contoh bagi Pemda
Kabupaten Pandeglang dalam memperlihatkan bantuan, besar impian kami untuk
mewujudkan budidaya ayam Broiler tersebut diatas dalam rangka membekali
keterampilan santri dibidang kewirausahaan berupa pertanian dan peternakan.
Tentulah
dalam penyusunan proposal ini jauh dari kata sempurna, oleh alasannya ialah itu
kami mohon bimbingan guna terciptanya sebuah kegiatan yang memperlihatkan imbas
faktual serta terciptanya karekter santri yang mempunyai banyak sekali skill
atau keterampilan dalam perjuangan sebagai wujud karekter santri yang milenial
tidak hanya bisa mengaji namun juga bisa berwirausaha.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar